Cerita seorang Ibu dari Negeri yang tinggal dalam kawasan Taman Nasional Lore Lindu

Ibu Olif atau lebih akrabnya di panggil dengan Tina Dimer umur 31 tahun yang tinggal di Rt 2, adalah salah satu dari sekian banyak ibu di Desa Moa Kec.Kulawi selatan yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan Pelayanan Kesehatan dari Petugas Kesehatan. Hasil wawancara kami dengan Ibu Olif mengatakan bahwa salah satu penyebab Anaknya bernama Yusran Umur 4 Tahun ini mengalami Disabilitas, di sebabkan karena semenjak Bayi hingga saat ini Yusran belum pernah mendapatkan suntikan Vaksinasi dari Petugas Kesehatan, hal ini terjadi karena Petugas Kesehatan yang Seyogianya tinggal dan menetap di Desa tidak ada.

Ibu olif menyampaikan,” saya tidak pernah membawa anak saya ke Puskesmas Kecamatan di Lawua sana untuk mendapatkan suntikan Vaksinasi hal ini kerna tidak adanya biaya motor ojek”. Kalaupun harus berjalan kaki untuk pergi ke Puskesmas yang jaraknya 24 Km dari Desa Moa, suka tidak suka juga pasti membutuhkan biaya makan dan sebagainya. Sementara Keluarga ini punya keterbatasan Ekonomi”.

foto yusran anak yang disabilitas 

Ibu Olif juga menyampaikan bahwa hingga saat ini Yusran yang tidak berdaya ini, belum ada mendapatkan sentuhan – sentuhan pengobatan dan makanan tambahan Gizi dari pihak Dinas terkait, walaupun sering kali kata Ibu Olif, data Keluarga dan data pribadi Yusran di mintai dari Puskesmas Kecamatan.

saat ibu olif harus ke kebun, Yusran harus di baringkan di artco

Selama ini, ibu – ibu yang tinggal di desa Moa harus berjuang untuk membawa Anaknya ke Puskesmas, melewati Jalan dan Gunung yang curam dengan menggunakan motor ojek serta biaya ojeq Rp. 200 000 PP, di luar biaya – biaya lainnya. Bahkan di waktu musim hujan biaya ojek motor relatif naik, sehingga Ibu – ibu yang akan membawa anaknya lebih memilih berkelompok di temani suami dan Pemerintah Desa berjalan kaki di waktu masih gelap sekitar Jam 5 pagi dan tiba di Puskesmas Kecamatan sekitar pukul 11 siang. Dan hal ini sudah terjadi sejak lama.(karsa institute)

Leave a Reply

Your email address will not be published.